Sapa Dubes Tunisia: PPIDK Timtengka, Harapkan Bantuan dan Dukungan Stakeholder Pemerintah Indonesia di Luar Negeri

<strong>Sapa Dubes Tunisia: PPIDK Timtengka, Harapkan Bantuan dan Dukungan </strong><strong><em><strong><em>Stakeholder </em></strong></em></strong><strong>Pemerintah Indonesia di Luar Negeri</strong><strong></strong>

TIMTENGKAnews – Persatuan Pelajar Indonesia Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika (PPIDK Timtengka) telah menyelenggarakan program perdana Sapa Dubes dengan mengundang K.H. Zuhairi Misrawi, selaku Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia secara daring melalui platform Zoom, pada Jumat (14/10). Acara yang dihadiri sekitar 98 partisipan ini, bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan memperkuat tali silaturahmi antara organisasi pelajar dan stakeholder pemerintah Indonesia di negara kawasan Timur Tengah dan Afrika.

Baca juga Audiensi Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika bersama Duta Besar LBBPI RI untuk Tunisia

Nurul Khair, selaku Wakil Koordinator PPIDK TIMTENGKA dalam sambutannya menyebutkan bahwa acara Sapa Dubes berusaha untuk mendeskripsikan arah gerak organisasi pelajar Indonesia di kawasan Timur Tengah dan Afrika. Dengan mempertimbangkan jumlah pelajar sekitar 17.530, tentu dibutuhkan dukungan dan bantuan dari stakeholder pemerintah Indonesia dalam rangka meningkatkan sinergi antar keduanya.

17.530, merupakan jumlah yang sangat banyak dan juga menjadi tantangan bagi kami, selaku pengurus PPIDK Timtengka untuk mewadahi berbagai minat dan potensi yang tumbuh subur di kalangan para pelajar Indonesia, sehingga dibutuhkan dukungan dan bantuan dari pemerintah Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengaktualkan minat dan potensi yang dimiliki pelajar Indonesia sebagai generasi muda yang membawa kemajuan Republik Indonesia di masa mendatang.”, tambahnya.

Selaras dengan Wakil Koordinator PPIDK TIMTENGKA, Irfan Maulana sebagai Presiden PPI Tunisia menegaskan adanya sikap untuk mewadahi berbagai potensi dan minat yang dimiliki para pelajar, sehingga berbagai kapabilitas dapat ditingkatkan. Peningkatan kapabilitas tidak dapat diraih dalam ruang organisasi saja, diperlukan bantuan dan dukungan dari pemerintah Indonesia untuk memahami berbagai aspirasi dan gagasan para pelajar yang bertujuan untuk memfasilitasi dan mewadahi kapabilitas yang dimiliki.

K.H. Zuhairi Misrawi memberikan apresiasi kepada organisasi pelajar Indonesia di kawasan Timur Tengah dan Afrika dan berusaha mengajak seluruh Duta Besar Republik Indonesia di 18 negara untuk mendukung berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan minat dan potensi para generasi muda.

 Acara yang berlangsung dari pukul 20.00 WIB ini, berjalan lancar yang dimulai dengan mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars PPID. Kemudian ditutup melalui sesi diskusi. Rencananya, acara Sapa Dubes akan diselenggarakan selama 1 bulan sekali dengan menyapa 18 Duta Besar Republik Indonesia di luar negeri, guna memperkenalkan arah gerak dan eksistensi Perhimpunan Pelajar Indonesia di Kawasan Timur Tengah dan Afrika.//(Redaksi)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *