LOMBA MENULIS KOLOM (ARTIKEL OPINI)

LOMBA MENULIS KOLOM (ARTIKEL OPINI)

Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak negatif yang sangat besar bagi umat Islam Indonesia pada khususnya dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya. Banyak kelompok yang sudah lemah dari sisi ekonomi menjadi kian sulit, sementara beberapa lainnya yang sebelumnya relatif stabil, menjadi terancam. Korban sakit terus bertambah sementara korban jiwa terus berjatuhan.

Bukan hanya itu, banyak yang merasa bahwa ancaman terhadap kehidupan keberagamaan juga terjadi. Karena dengan adanya virus yang sangat mudah menular, berbagai kegiatan keagamaan diimbau untuk tidak dilakukan di tempat ibadah.

Namun demikian, walau yang tampak di permukaan adalah semua yang negatif akibat pandemi ini, terutama pada sisi duniawi, sejatinya kesempatan untuk meningkatkan kualitas ukhrawi pada umat Islam Indonesia terbuka lebar. Hal ini dikarenakan yang dilarang bukanlah ibadahnya, melainkan kegiatan ibadah bersama-sama yang berisiko tinggi terjadi penyebaran Covid-19, sementara kegiatan ibadah itu sendiri sangat disarankan untuk dijalankan dalam rangka memberikan keseimbangan terutama bagi sisi mental spiritual umat. Maka diperlukan pihak-pihak yang bisa membuka lebar “mata” umat Islam Indonesia bahwa di balik musibah ini terdapat hikmah yang datang bersama.

Penanganan Pandemi Covid-19 membutuhkan usaha di multisektor, mulai sosial, ekonomi, pendidikan hingga agama harus mendapatkan perhatian yang sama serius. Dalam konteks ini, ulama adalah tokoh yang bisa masuk ke semua sektor tersebut.

Para pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi Islam di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya, sebagai ulama ataupun calon ulama di masa depan, adalah salah satu komunitas yang sangat berharga dan dapat berpartisipasi dalam upaya tersebut. Dengan wawasan intelektual dan interaksinya bersama para tokoh muslim dari berbagai pusat studi dan peradaban Islam tentu akan memberikan warna tersendiri dalam melihat permasalahan ini.
Berangkat dari pemikiran bahwa Allah tak akan memberikan cobaan yang tak sanggup dihadapi umat-Nya, maka merupakan tanggung jawab kitalah untuk menjadi solusi dalam menghadapi cobaan ini.

Untuk itu, Nusantara Palestina Center (NPC) yang didirikan oleh Bapak Abdillah Onim, sebuah Non Governmental Organization yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kemanusiaan khususnya membantu umat Islam di Palestina, bekerjasama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia Se-Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika mengambil langkah proaktif dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh para pelajar Indonesia di Timur Tengah dan sekitarnya untuk bersama memberi pencerahan kepada umat Islam Indonesia melalui lomba menulis kolom (artikel opini). Lomba ini difokuskan pada berbagai ide inovasi pemanfaatan waktu untuk ibadah maupun kegiatan sosial selama masa pandemi, ataupun kisah-kisah yang patut dicontoh umat, mengingat solusi bukan hanya dari sisi kesehatan fisik, namun juga bagi sisi kesehatan mental spiritual.

TEMA
Peran Ulama dan Lembaga Kegamaan Dalam Pandemi Covid-19

Sub Tema

  1. Ulama sebagai figur yang merangkul dan menenangkan umat selama masa Pandemi Covid-19
  2. Ulama dan Lembaga Keagamaan sebagai titik simpul membangun kekuatan sosial ekonomi umat selama masa Pandemi Covid-19
  3. Ulama dan Lembaga Keagamaan sebagai penyeru kewaspadaan menghadapi Pandemi covid-19
  4. Inovasi Metode Dakwah Ulama dan Lembaga Keagamaan selama masa Pandemi Covid-19.
  5. Ulama dan Lembaga Keagamaan sebagai mitra strategis Pemerintah RI dalam membuat kebijakan untuk menghadapi krisis

Ketentuan Peserta

Peserta yang berhak mengikuti lomba ini adalah mahasiswa aktif pada jenjang S1, S2, dan S3 dari seluruh Perguruan Tinggi di kawasan Timur Tengah dan negara tujuan studi Islam di sekitarnya, dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa.

Ketentuan Umum

  1. Peserta lomba adalah individu bukan kelompok
  2. Karya merupakan pemikiran sendiri dan belum pernah dipublikasikan ataupun diikutsertakan dalam lomba apapun
  3. Satu peserta mengirimkan maksimal 2 karya.
  4. Tulisan dikirim melalui email ke opini@npc.or.id menyertakan nama lengkap, nomor handphone, institusi/sekolah dan alamat email dan scan identitas diri berupa Kartu Tanda Pelajar/Kartu Tanda Mahasiswa dalam format JPG/JPEG/PNG. (data pribadi tidak akan ditampilkan dan akan menjadi database panitia).
  5. Tulisan menjadi hak panitia penyelenggara tanpa menghilangkan nama penulis
  6. Mem-follow akun media sosial Instagram NPC @yayasannpc , @ppidktimtengafrika dan me-repost pengumuman lomba ini serta tag 5 teman IG di komentar (dibuktikan screenshoot yang disertakan saat pengumpulan karya).
  7. Pengumpulan karya akan dibuka terhitung tanggal 19 April hingga 13 Mei pukul 24:00 WIB
  8. Keputusan juri tidak dapat diganggung gugat

Ketentuan Khusus

  1. Tulisan menggunakan gaya penulisan populer
  2. Tulisan minimal 700 kata maksimal 1000 kata
  3. Tulisan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar mengacu pada Ejaan Yang Disempurnakan

Penentuan Pemenang

  1. Pemenang ditentukan oleh Dewan Juri yang ditunjuk oleh Nusantara Palestina Center
  2. 10 Tulisan terbaik akan dipublikasikan di situs Nusantara Palestina Center di npc.or.id
  3. Pengumuman pemenang akan dilakukan Pada 1 Syawwal 1441 H/ 24 Mei 2020

Kriteria Penilaian

  1. Kesesuaian tulisan dengan tema yang ditentukan
  2. Format penulisan (tanda baca, penggunaan istilah asing dan lainnya)
  3. Ide dan gagasan
  4. Orisinalitas/keaslian

Dewan Juri

  1. Adi Arwan Alimin (Penulis Buku)
  2. Owen Putra, Lc., M.A., CIHC. (Penulis Buku dan Penerjemah
  3. Dr. Saiful Bahri, Lc., M.A. (Wakil Ketua Komisi Seni Budaya Islam MUI Pusat, Anggota Tim Tafsir Ilmy, Lembaga Pentashihan Mushaf Al-Quran Kemenag RI )

Hadiah

  1. Juara pertama akan mendapatkan uang sebesar 200 USD
  2. Juara kedua akan mendapatkan uang sebesar 180 USD
  3. Juara ketiga akan mendapatkan uang sebesar 160 USD
    Sepuluh besar lainnya mendapatkan apresiasi sebesar 30 USD

Narahubung
Dewi : +62 813 1000 5693
Kadafi : +62 812 8388 9454
Alfy Isa : +20 1069 788 529

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *